Informasi Umum

Tradisi Lebaran dan Makna Idul Fitri yang Sesungguhnya dalam Islam

Admin BFI
25 March 2025
387
Tradisi Lebaran dan Makna Idul Fitri yang Sesungguhnya dalam Islam

Idul Fitri sebentar lagi tiba! Siapa yang tidak antusias? Hari kemenangan yang dinanti-nantikan hampir semua umat Muslim di seluruh dunia akan tiba dalam hitungan hari saja.

Banyak diantara mereka yang memanfaatkan momen ini untuk berkumpul dengan keluarga. Apalagi bagi mereka yang merantau keluar kota atau keluar negeri.

Sebagai umat Muslim yang baik, tentunya hari raya Idul Fitri menjadi momen tak tergantikan. Walau begitu, jangan sampai kita tidak mengerti makna sesungguhnya dari hari raya ini, ya.

Penasaran? Yuk, simak makna Idul Fitri dalam Islam dan makna Lebaran yang seringkali disandingkan dengan hari raya ini!

 

1. Makna Idul Fitri dalam Islam

Fitrah yang diambil dari kata "Al-Fitri" bermakna "suci" dan "terbuka". Dengan suci, seseorang diibaratkan bersih dari dosa dan kesalahan di masa lalu. Ini berarti, setelah sebulan menjalankan puasa, umat Muslim diharapkan kembali ke hati dan jiwa yang fitrah atau suci.

Banyak juga yang berkata Idul Fitri adalah hari kemenangan. Ini karena umat Muslim sudah selesai melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan yang harus menahan hawa nafsu.  Dalam firman Allah SWT di QS Al-Baqarah ayat 183, dijelaskan bahwa tujuan melaksanakan puasa adalah untuk melangsungkan taqwa.

Selain itu, ada juga maknanya dalam segi sosial loh! Menahan lapar dan dahaga membuat umat Muslim bisa merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara yang kekurangan. Ini menjadi renungan untuk kita semua. Saat kita merayakan lebaran, ada orang-orang yang masih berusaha bertahan hidup untuk diri sendiri dan keluarganya. Ini yang membuat zakat fitrah menjadi hal yang wajib dikemukakan oleh orang-orang muslim.

Rasulullah SAW bersabda:

"Zakat fitrah diwajibkan untuk menyucikan orang yang berpuasa dari perbuatan keji dan sia-sia, serta sebagai makanan bagi orang-orang miskin." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Besaran zakat ialah 2,5 kg bahan makanan pokok, seperti beras di Indonesia.

 

2. Makna Lebaran

Lalu, apa bedanya "Lebaran" dengan "Idul Fitri"? Usut punya usut, kata "Lebaran" bukanlah istilah yang berasal dari bahasa Arab. Ini makna lebaran yang disadur dari website Kemenkeu:

2.1 Lebar '-an' atau Kelapangan

Makna pertama berasal dari kata "lebar" atau "lapang", yang melambangkan kelapangan hati dalam memberi dan menerima maaf. Lebaran menjadi momen untuk saling memaafkan dengan tulus.

2.2 'Luber' -an atau Melimpah

Kata "Luberan" berarti melimpah atau melewati batas. Ini menggambarkan berkah yang melimpah saat Lebaran—baik itu rezeki, ampunan, maupun pahala.

2.3 'Laburan' atau Mengecat'

Dalam bahasa Jawa, "laburan" berarti mengecat. Tradisi masyarakat yang biasa mengecat rumah menjelang Idul Fitri agar terlihat bersih dan segar ikut memperkuat asosiasi kata "Lebaran" dengan perayaan Idul Fitri.

Baca Juga: 11 Inspirasi Warna Cat Rumah dan Tips Memilih Warna Cat yang Tepat

2.4 'Leburan' atau Melebur

Masih dari bahasa Jawa, "leburan" berarti melebur. Setelah sebulan berpuasa, diharapkan umat Muslim dapat meleburkan diri dalam sifat-sifat Allah SWT, seperti kesabaran dan ketenangan dalam menghadapi kehidupan.

2.5 'Liburan' Nasional

Makna istilah 'Lebaran' sekaligus menjadi plesetan, yaitu Liburan. Baik pekerja maupun siswa yang bersekolah, lebaran selalu menjadi momentum libur panjang. Biasanya, mereka berlibur keluar kota, pulang kampung, atau berkumpul bersama keluarga.

Baca Juga: Ini Tips Liburan Bersama Anak, Ciptakan Momen Tak Terlupakan Bersama

 

3. Tradisi Merayakan Lebaran di Indonesia

Merayakan Idul Fitri menjadi hal yang dinanti-nantikan. Inilah yang melahirkan tradisi-tradisi unik dalam merayakannya. Berikut tradisi lebaran yang melekat dilakukan oleh umat muslim di Indonesia:

3.1 Ketupat

Tradisi ikonik saat lebaran tiba adalah dengan makan ketupat. Rasanya kurang afdol merayakan lebaran tanpa ketupat dan lauk pauk lain, seperti rendang, gulai, opor, kari, dan sebagainya.

3.2 Pulang Kampung (Mudik)

makna lebaran

Image Source: Freepik

Tradisi hari raya yang selanjutnya dan sangat dinanti-nantikan adalah pulang kampung atau mudik. Tradisi ini dilakukan beberapa hari sebelum Idul Fitri, dengan harapan saat Idul Fitri mereka sudah berada di kampung halaman. Ini menjadi momen bahagia bersilaturahmi antar keluarga. Bagi Sobat BFI yang melakukan mudik, pastikan mudik dengan aman ya! Selalu patuhi rambu lalu lintas dan peraturan mudik lainnya yang ditetapkan pemerintah.

3.3 Nyekar Makam

Tradisi lebaran yang tidak kalah penting menurut sebagian besar orang adalah nyekar atau ziarah ke makam keluarga. Tradisi ini biasa dilakukan satu hari sebelum Idul Fitri atau setelah menunaikan shalat Ied. Tradisi nyekar makam tidak hanya ditujukan untuk keluarga dekat, tetapi keluarga yang sudah sesepuh.

3.4 Malam Takbiran

Tradisi yang identik sehari menjelang lebaran adalah malam takbiran. Di malam ini, orang-orang dari anak kecil hingga orang dewasa dengan semangat mengumandangkan takbir dengan bedug. Kemeriahan malam ini membuat momen lebaran menjadi momen yang tidak terlupakan setiap tahunnya.

3.5 Hampers

Tradisi yang sedang tren saat ini untuk memperingati lebaran adalah membagi-bagikan hampers. Biasanya, orang-orang mengirimkan hampers kepada keluarga atau teman terdekat sebagai tanda terima kasih dan tanda meminta maaf. Orang-orang dapat mengisi hampers dengan makanan, pakaian, dan lain-lain sesuai dengan budget yang dimiliki.

3.6 THR

Yang terakhir, aktivitas yang selalu dinanti-nantikan saat Idul Fitri tiba adalah tidak lain “salam tempel” atau THR. Biasanya, orang dewasa yang sudah berpenghasilan membagikan uang kepada anak-anak yang belum bekerja. Tidak ada standar mutlak terkait besaran THR yang diberikan. Besarannya harus mengikuti kemampuan finansial dari setiap pemberi THR.

 

Nah, jadi sudah tahu kan makna Lebaran yang sesungguhnya dan apa aja tradisinya? Sobat BFI, yuk manfaatkan waktu ini untuk berkumpul bersama keluarga. Momen Idul Fitri yang hanya datang satu kali setiap tahunnya, menjadi momen yang berharga dan dinantikan-nantikan. Semoga kita semua dapat memaknai lebaran dengan rasa syukur dan terlahir kembali ke jiwa yang suci. Selamat merayakan Idul Fitri dan bersukacita bersama keluarga!

--

Untuk mempersiapkan finansial menjelang Idul Fitri, Sobat BFI dapat memanfaatkan pembiayaan dana tunai dari BFI Finance dengan jaminan BPKB motor, BPKB mobil, dan sertifikat rumah. Ajukan pembiayaan Anda sekarang hanya di BFI Finance! #SelaluAdaJalan

BFI Finance berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kategori : Informasi Umum